Powered By Blogger

Pages

Cabai Hidroponik Nasa

Efisiensi pupuk organik cabai dipupuk dengan pupuk organik nasa kemudian air fermentase mengalir ke kolam ikan.

Kunjungan Bupati Pati

Wakil Bupati Pati Ibu kartina Mengunjungi Panen raya Padi Organik Nasa.

Lab. Nasa Pantai pandan Simo

Mengubah Gersangnya lahan pasir menjadi wilayah agro yang subur dengan berbagai komoditas nasa.

Solusi Para Petambak

Paket Tambak Organik Nasa Solusi cerdas dan Sukses petani Tambak.

Teknologi Sawit Organik Nasa

Teknologi Kelapa Sawit Dengan Pupuk Organik Nasa.

Tampilkan postingan dengan label Budidaya Perikanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Budidaya Perikanan. Tampilkan semua postingan

BUDIDAYA UDANG DAN TAMBAK IKAN NASA KEMATIAN 0% UNTUNG 1000% RUGI

ATASI MERUGI DARI TAMBAK IKAN DAN UDANG MUDAH MATI (Meningkatkan Panen Udang Cepat Besar)

   Tambak merupakan salah komoditas pertanian yang menguntungkan dan tentu sangat menjanjikan,terutama untuk tambak yang umur panenya bisa sesingkat mungkin karena memang umur produksi dan waktu produksi merupakan dua hal yang seimbang,bila umur panen bisa lebih singkat secara otomatis biaya produksi terutama pakan semakin rendah dan keuntungan semakin tinggi, terutama untuk tambak udang di indonesia yang begitu menjanjikan. tetapi survey membuktikan kadangkala banyak diantara petani yang tidak bisa memetik hasil maksimal, dari berbagai faktor yang menjadi kendala,salah satunya kondisi air yang menjadi habitat tambak itu sendiri. karena syarat utama dari tambak yang berhasil diawali dari kondisi kesehatan air yang menjadi habitatnya itu terjaga kesehatan dan kesuburan pakan alaminya. hal yang menyebabkan kesehatan air kolam tidak terjaga yaitu salah satunya dari kondisi tanah terutama di daerah gambut yang kadar asamnya tinggi,curah hujan tinggi,kandungan logam berat dan amoniak yang dikeluarkan ikan itu sendiri. namun demikian seiring teknologi berkembang maka berkembang pulalah teknologi modern untuk mengatasi masalah itu dengan solusi cerdas dan murah yang di buat oleh produsen organik terbesar di indonesia yaitu TON ( Tambak Organik Nusantara )


TON merupakan formula khusus Tambak Organik yang diproduksi oleh PT Natural Nusantara. Formula alami (organik) khusus tambak perikanan ini untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi serta menjaga/memperbaiki kelestarian lingkungan tambak dengan memberikan mineral-mineral yang dibutuhkan udang/bandeng, mempercepat pertumbuhan plankton sebagai pakan alami udang/bandeng, serta mengikat logam - logam berat sekaligus membantu mengurai senyawa komplek berbahaya beracun bagi udang/bandeng. TON (Tambak Organik Nusantara) juga membantu merutinkan molting udang.

 
KEUNGGULAN :
- Cukup signifikan sebagai pengganti pupuk Urea / pupuk Kandang di tambak
- Mempercepat pertumbuhan plankton (pakan alami ikan / udang / bandeng)
- Membantu merutinkan molting udang
- Mempercepat pertumbuhan ikan, udang & bandeng
- Meningkatkan ketahanan terhadap penyakit
- Membantu perkembangan mikroorganisme yang bermanfaat bagi lingkungan tambak dan bermanfaat bagi pertumbuhan ikan, udang dan bandeng
- Menetralkan racun berbahaya seperti H2S, amoniak, asam laktat, dll dan mengikat logam-logam berat yang berbahaya
CARA PAKAI :
- Saat pengeringan tambak / kolam, semprotkan 2,5 Kg TON
- Sebelum penebaran benur / bibit, tebarkan TON 250 gr sebanyak 10 botol ke tambak. Plankton akan tumbuh dalam 3 hari.
- Selanjutnya untuk terapi budidaya, tebarkan TON ke tambak sebanyak 2 botol setiap 1 bulan sekali atau 1 sendok makan TON + air 10 liter siramkan ke kolam / tambak.
Kesaksian Penggunaan Produk TON Nasa:

                                                        Tonton Videonya Biar Paham Boss!

             



KONSULTASI DAN PEMESANAN PRODUK NASA:

HENDY SUSANTO ST 

TELKOMS : 0813 7254 3994
IND XL       :0877 4977 9087
INDOSAT   :0857 9930 0051

BBM 7FEEDB79

MELAYANI PEMESANAN DALAM DAN LUAR NEGERI, GROSIR & ECER.
Distributor dan Reseller Silahkan hubungi kontak diatasMELAYANI PEMESANAN DALAM DAN LUAR NEGERI, GROSIR & ECER.
Distributor dan Reseller Silahkan hubungi kontak diatas.


Teknis BUDIDAYA PEPAYA CALIFORNIA dengan sistem pemupukan organik nasa

[BUDIDAYA PEPAYA CALIFORNIA]

#Peluang Budidaya Pepaya California Yang Sangat Menjanjikan#

PEPAYA CALIFORNIA

budidaya pepaya californiaVarietas pepaya baru yang kini digandrungi para petani karena menjanjikan keuntungan. Pepaya California memiliki keunggulan tersendiri. Buahnya lebih manis, tahan lama, dan bisa dipanen lebih cepat dibandingkan pepaya varietas lain.

Syarat tumbuh

Tanaman dapat tumbuh pada dataran rendah dan tinggi 700 – 1000 mdpl, curah hujan 1000 – 2000 mm/tahun, suhu udara optimum 22 – 26 derajat C dan kelembaban udara sekitar 40% dan angin yang tidak terlalu kencang sangat baik untuk penyerbukan.
Tanah subur, gembur, mengandung humus dan harus banyak menahan air, pH tanah yang ideal adalah netral dengan pH 6 -7.


Pembibitan

Persyaratan Bibit/Benih
Biji-biji yang digunakan sebagai bibit diambil dari buah-buah yang telah masak benar dan berasal dari pohon pilihan. Buah pilihan tersebut di belah dua untuk diambil biji-bijinya. Biji yang dikeluarkan kemudian dicuci bersih hingga kulit yang menyelubungi biji terbuang lalu dikeringkan ditempat yang teduh. Biji yang segar digunakan sebagai bibit. Bibit jangan diambil dari buah yang sudah terlalu masak/tua dan jangan dari pohon yang sudah tua.
Penyiapan Benih
Kebutuhan benih per hektar 60 gram (± 2000 tanaman). Benih direndam dalam laruran POC NASA kurang lebih 2-3 jam lalu ditiriskan.Kemudian disemai dalam polybag ukuran 20 x 15 cm. Media yang digunakan merupakan campuran 2 ember tanah yang di ayak ditambah 1 ember pupuk kandang yang telah di fermentasikan denga Natural GLIO 2 – 3 minggu.
Teknik Penyemaian Benih
Benih dimasukkan pada kedalaman 1 cm kemudian tutup dengan tanah. Disiram setiap hari. Benih berkecambah muncul setelah 12-15 hari. Pada saat ketinggiannya 15-20 cm atau 45-60 hari bibit siap ditanam.
Biji-biji tersebut bisa langsung ditanam/disemai lebih dahulu. Penyemaian dilakukan 2 atau 3 bulan sebelum bibit persemaian itu dipindahkan ke kebun.
Pemeliharaan Pembibitan/Penyemaian
Pada persemaian biji-biji ditaburkan dalam larikan (barisan) dengan jarak 5 – 10 cm. Biji tidak boleh dibenam dalam-dalam, cukup sedalam biji, yakni 1 cm. Dengan pemeliharaan yang baik, biji-biji akan tumbuh sesudah 3 minggu ditanam. setelah tumbuh Semprotkan POC NASA + Hormonik dengan interval seminggu sekali.
Bibit-bibit yang sudah dewasa, sekitar umur 2 – 2,5 bulan dapat dipindahkan pada permulaan musim hujan.
Pengolahan Media Tanam

Persiapan
Lahan dibersihkan dari rumput, semak dan kotoran lain, kemudian dicangkul/dibajak dan digemburkan.
Pembentukan Bedengan
Bentuk bedengan berukuran lebar 200 – 250 cm, tinggi 20 – 30 cm, panjang secukupnya, jarak antar bedengan 60 cm.
Buat lubang ukuran 50 x 50 x 40 cm di atas bedengan, dengan jarak tanam 2 x 2,5 m.
Pengapuran
Apabila tanah yang akan ditanami pepaya bersifat asam (pH kurang dari 5) taburkan Dolomit sekitar 1 kg per lubang tanam dan biarkan 1-2 minggu.
Pemupukan
Sebelum diberi pupuk, tanah yang akan ditanami pepaya harus dikeringkan satu minggu.
Setelah itu masukkan pupuk kandang yang sudah di fermentasikan dengan Natural glio selama 2 minggu ke lubang tanaman dengan ukuran 0,5 – 1 kg per lubang tanam.Lalu tutup tipis dengan tanah.
Teknik Penanaman

Pembuatan Lubang Tanam
Lubang tanam berukuran 50 x 50 x 50 cm, yang digali secara berbaris. Biarkan lubang-lubang kosong agar memperoleh cukup sinar matahari. Setelah itu lubang-lubang diisi dengan  pupuk kandang yang sudah di fermentasikan dengan Natural glio selama 2 minggu ke lubang tanaman dengan ukuran 0,5 – 1 kg per lubang tanam.Lalu tutup tipis dengan tanah.
Biarkan kurang lebih sekitar 3-5 hari dan bibit siap di masukkan ke lubang tanam.
Cara Penanaman
Tiap-tiap lubang diisi dengan 3-4 buah biji. Beberapa bulan kemudian akan dapat dilihat tanaman yang jantan dan betina atau berkelamin dua.
Pemeliharaan Tanaman

Penjarangan dan Penyulaman
Penjarangan tanaman dilakukan untuk memperoleh tanaman betina disamping beberapa batang pohon jantan. Hal ini dilakukan pada waktu tanaman mulai berbunga.
Penyiangan
Kebun pepaya sama halnya dengan kebun buah-buahan lainnya, memerlukan penyiangan (pembuangan rumput). Kapan dan berapa kali kebun tersebut harus disiangi tak dapat dipastikan dengan tegas, tergantung dari keadaan.
Pemupukan
Pohon pepaya memerlukan pupuk  khususnya pupuk organik dan pupuk kimia yang beerimbang sehingga memberikan zat-zat makanan yang diperlukan dan dapat menjaga kelembaban tanah.
Cara pemberian pupuk :

Tiap minggu setelah tanam beri pupuk kimia, 50 gram ZA, 25 gram Urea, 50 gram TSP dan 25 gram KCl, dicampur dan ditanam melingkar
Satu bulan kemudian lakukan pemupukan kedua dengan komposisi 75 gram ZA, 35 gram Urea, 75 gram TSP, dan 40 gram KCl
Saat umur 3-5 bulan lakukan pemupukan ketiga dengan komposisi 75 gram ZA, 50 gram Urea, 75 gram TSP, 50 gram KCl
Umur 6 bulan dan seterusnya 1 bulan sekali diberi pupuk dengan 100 gram ZA, 60 gram Urea, 75 gram TSP, dan 75 gram KCl
Lakuakan  pemupukan campuran dengan  pupuk organik nasa yang berupa Super Nasa dengan dosis 3 kg untuk sekitar 100o tanaman untuk 1,5 – 2 bulan sekali.
Setelah umur 3 bulan semprot dengan POC NASA + HORMONIK + Aero-810 dengan dosis ( 5 + 1 + 1/2 ) tutup / tangki.
Setelah pepaya mulai berbuah untuk setiap pemupukan super nasa tambahkan Power Nutrition sekitar 1 kg untuk 1000 batang tanaman.
Penyemprotan hati – hati pada saat berbunga agar tidak kena bunga yang mekar.
Pengairan dan Penyiraman

Tanaman pepaya memerlukan cukup air tetapi tidak tahan air yang tergenang. Maka pengairan dan pembuangan air harus diatur dengan seksama.
Apalagi di daerah yang banyak turun hujan dan bertanah liat, maka harus dibuatkan parit-parit. Pada musim kemarau, tanaman pepaya harus sering disirami.
Hama dan Penyakit

Kutu tanaman (Aphid sp., Tungau). Badan halus panjang 2 – 3 mm berwarna hijau, kuning atau hitam. Memiliki sepasang tonjolan tabung pada bagian belakang perut, bersungut dan kaki panjang. Kutu dewasa, ada yang bersayap dan tidak. Merusak tanaman dengan cara menghisap cairan dengan pencucuk penghisap yang panjang di bagian mulut. Pengendaliannya : Semprot dengan Natural Glio +  PESTONA + Pentana + aero-810 secara bersamaan.
Penyakit yang sering merugikan tanaman pepaya adalah penyakit yang disebabkan oleh jamur, virus mosaik, rebah semai, busuk buah, leher akar, pangkal batang dan nematoda. Pengendaliannya : penggunaan Natural GLIO dari awal tanam.
Penyakit mati bujang disebabkan oleh jamur Phytophthora parasitica, P. palmivora dan Pythium aphanidermatum. Menyerang buah dan batang pepaya. Pengendaliannya : Perawatan kebun yang baik, menjaga kebersihan, dan drainase serta Pemakaian Natural GLIO dari awal tanam.
Penyakit busuk akar disebabkan oleh jamur Meloidogyne incognita. Cara pengendaliannya : Penggunaan Natural Glio dari awal tanam.
Nematoda. Tanaman yang terinfeksi oleh nematoda menyebabkan daun menguning, layu dan mati. Pengendalian : Penggunaan Natural Gluo dari awal tanam serta penyemprotan natural GLIO + Pestona + Aero810 secar rutin dengan interval 10-15 hari sekali.
Panen dan Pasca Panen

Ciri dan Umur Panen
Tanaman pepaya dapat dipanen setelah berumur 7,5  bulan. Buah pepaya dipetik harus pada waktu buah itu memberikan tanda-tanda kematangan: warna kulit buah mulai menguning. Tetapi masih banyak petani yang memetiknya pada waktu buah belum terlalu matang.
Periode Panen
Panen dilakukan setiap 4 hari sekali.

Cara Budidaya Ikan air tawar Bebas penangulangan penyakit

[PENYAKIT IKAN AIR TAWAR]

#Penyakit Ikan Air Tawar Dan Cara Pengendaliannya#

PENYAKIT IKAN


Simak Video Budidaya Ikan air tawar







Dunia Perikanan di indonesia bukanlah sesuatu hal baru disaat sekarang ini,apalagi di perikanan air tawar.Akan tetapi kurangnya pengetahuan petani ikan tentang penyakit dan cara pengendaliannya merupakan tumpuan dasar kurangnya hasil panen mereka.Saya coba akan mengulas sedikit tentang penyakit pada ikan air tawar dan cara pengendaliannya dengan pemakaian Pupuk Organik Nasa yang berupa TON (Tambak Organik nusantara),Viterna,POC NASA dan Hormonik yang telah terbukti mampu meminimalkan penyakit pada ikan air tawar.Adapun penyakit yang biasa menyerang ikan air tawar sbb :

Cendawan/jamur.

Yang berbahaya : Saprolegnia dan Achyla, selalu ada di perairan terutama yang tinggi bahan organiknya, tidak menyerang ikan sehat, tetapi pada ikan luka atau lemah. Ciri-ciri : timbul serabut putih seperti kapas di sekitar luka.
Jika ikan sakit terlalu banyak, taburkan garam dapur 1 kg/25 m2 yang dicampur dengan cuka 1 botol dan dilarutkan dalam 5 liter air, perlakuan lebih baik dilakukan sebelum ikan terinfeksi jamur untuk mengantisipasi jika air kolam sudah tercemar oleh jamur. Mengatasi jamur juga bisa dilakukan dengan beberapa obat anti jamur misalnya PK, obat dengan merk Bendos, Q-Fish dan lain-lain.
Bintik Putih.

Disebabkan Ichthyophthirius multifiris. Gejalanya bintik-bintik putih pada kulit dan insang, serangan parah ditandai kulit dan insang rusak. Muncul di kolam lama tergenang. Cara mengobatinya : perbaikian sanitasi agar tidak menular. Perlakuan sederhana menaburkan garam dapur 30 g/l diulang 2 – 3 kali berturut-turut, cara lain dengan malacyte green dosis 0,1 g/m2 yang diulang hingga 2 hari sampai sembuh.
Borok/cacar.

Disebabkan oleh bakteri Aeromonas dan Pseudomonas. Tanda-tandanya : kerusakan hati, limpa dan daging. Gejala awal : borok di kulit. Cara mengatasinya dengan antibiotic  seperti Tetracycline, Supertetra atau Streptomycin yang dicampur dengan pakan dengan dosis 1 mg/kg pakan. Pengobatan sederhana : taburkan garam dapur 10 kg yang ditumbuk dengan daun papaya.
Cacing.

Jenis yang sering menyerang : Dactylogyrus dan Gyrodactylus. Yang memicu : kepadatan tinggi dan perubahan lingkungan mendadak. Gejala awal : nafsu makan turun dan sering ke permukaan air.
Parasit itu merusak insang dan kulit. Insang mengalami luka dan pendarahan, pernapasannya terganggu. Kulit ditandai keluarnya lendir ,warna ikan pucat, lemas dan sirip menguncup.
Ditanggulangi dengan mengganti air dalam jumlah besar. Taburkan garam dapur 40 g/m2 ke kolam. Atau merendam ikan sakit dengan larutan Kalium permanganate (PK) konsentrasi 0,01% selama 30 menit.
Trichodina.

Disebabkan sejenis protozoa, menyerang insang, tandanya ikan sering berputar-putar dan menggantung pada permukaan   air. Pengobatan dilakukan dengan merendam di larutan formalin dengan konsentrasi 15 – 20 ppm
CARA PENGENDALIANNYA

Dengan pemakaian Produk Pupuk Organik NASA yang berupa TON memang bukan bersifat sebagai obat, akan tetapi perlakuan sebelum ikan ditebarkan akan mencegah merebaknya berbagai agen penyebab penyakit tersebut. Bibit penyakit itu muncul karena  kualitas air yang jelek,  TON  akan memperbaiki kualitas air sehingga bisa mencegah merebaknya berbagai agen penyebab penyakit tersebut .Cara penggunaannya 250 gr TON campurkan dengan pupuk dasar yang biasa di pakai petani ikan saat pengolahan kolam sebelum di masukkan bibit.250 gr TON bisa di gunakan untuk lahan 400 – 500 m.
Penggunaan Produk Pupuk Organik NASA untuk nutrisi yaitu VITERNA, POC NASA dan HORMONIK berfungsi untuk memenuhi kebutuhan gizi atau nutrisi ikan sehingga akan lebih kuat menghadapi berbagai kondisi yang tidak menguntungkan.Cara penggunaannya VITERNA,POC NASA dan HORMONIK di campur jadi 1,lalu dari larutan campuran tadi di ambil 1 tutup ( tutup viterna/poc nasa/hormonik ) campurkan dengan 1/2 liter air dan semprotkan ke 3-5 kg pakan ikan.Setelah di semprotkan merata lalu keringkan sebentar tetapi pengeringannya jangan sampai terkena sinar matahari secara langsung.

                                                   SALAM SUKSES !!

KONSULTASI DAN PEMESANAN PRODUK NASA:

HENDY SUSANTO ST 

TELKOMS : 0813 7254 3994
IND XL       :0877 4977 9087
INDOSAT   :0857 9930 0051

BBM 7FEEDB79

MELAYANI PEMESANAN DALAM DAN LUAR NEGERI, GROSIR & ECER.
Distributor dan Reseller Silahkan hubungi kontak diatasMELAYANI PEMESANAN DALAM DAN LUAR NEGERI, GROSIR & ECER.


Teknis Budidaya Lele Kolam Permanen Beton ataupun Terpal

Budidaya Lele Dengan Panen Memuaskan

Artikel ini dapat juga dibaca di : 

1. PENDAHULUAN

lele kolam terpal
Contoh gambar kolam terpal
Budidaya Lele Kolam Terpal - Lele merupakan jenis ikan yang digemari masyarakat, dengan rasa yang lezat, daging    empuk, duri teratur dan dapat disajikan dalam berbagai macam menu masakan.



PT. NATURAL NUSANTARA dengan prinsip K-3 (Kuantitas, Kualitas dan Kesehatan) membantu petani lele dengan paket produk dan teknologi.

2. TAHAP PROSES BUDIDAYA

A. Pembuatan Kolam Terpal

Teknik pembesaran lele menggunakan terpal dapat di bilang merupakan trend baru dalam budidaya pembesaran lele saat ini. Kelebihan / keuntungan pemilihan kolam terpal sebagai tempat pembesaran lele di antaranya :
1.       Lebih efisien dalam menyesuaikan luasan lahan
2.       Dapat di aplikasikan di pekarangan rumah tanpa membuat lubang galian tanah
3.       Kontrol dalam perawatan kesehatan lebih terjamin
4.       Terhindar dari hewan pemangsa lain
5.       Fleksibel, jika tidak digunakan lagi tinggal menggulung terpal
6.       hasil budidaya tidak berbau tanah
7.       Kontrol air dan Ph air lebih teratur

B. Persiapan Lahan.

Pada tipe kolam berupa bak, persiapan kolam yang dapat dilakukan adalah :

budidaya lele organik menggunakan ton tambak organik nusantara
  • Pembersihan bak dari kotoran/sisa pembenihan sebelumnya.
  • Penjemuran bak agar kering dan bibit penyakit mati. Pemasukan air dapat langsung penuh dan segera diberi perlakuan TON (Tambak Organik Nusantara). untuk menetralkan berbagai racun dan gas berbahaya hasil pembusukan bahan organik sisa budidaya sebelumnya dengan dosis 5 botol TON/ha atau 25 gr (2 sendok makan)/100 m2. Penambahan pupuk kandang juga dapat dilakukan untuk menambah kesuburan lahan.
  • Biarkan selama 3 - 4 hari setelah perlakuan TON untuk menumbuhkan plankton sebagai pakan alami lele.
                                                           Tonton Video budidaya berikut

         




C. Pemindahan Bibit

Siapkan bibit sebanyak 2000 ekor ukuran 3 – 5 cm. Untuk ukuran kolam 3 m x 4 m x 1 m. Pemakaian bibit sebaiknya ukuran yang telah memakan pellet butiran (F 999). Hal ini untuk mempermudah dalam pemeliharaan dan pemberian makan, agar tidak terjadi banyak kematian. Bibit yang baru dibeli (baru tiba) jangan langsung dimasukkan kedalam kolam Bibit yang ada dalam bungkusan plastik dimasukkan ke dalam ember kemudian ditambahkan air kolam sedikit demi sedikit, penambahan air tersebut dilakukan hingga 3 kali. Agar bibit lele dapat beradaptasi dengan suhu air di dalam kolam.

D. Perawatan Lele dumbo dalam Kolam Terpal

Perawatan ikan lele di kolam terpal pada umumnya tidak berbeda dengan perawatan di kolam lainnya. Beberapa perawatan lele yang perlu diperhatikan dalam kolam terpal adalah sebagai berikut :

1.  Penambahan air dan Pergantian air

Bila air dalam kolam terpal berkurang karena proses penguapan maka tambahkan air hingga tinggi air kembali pada posisi normal. Penambahan air dilakukan dari tinggi air 30 cm hingga menjadi 80 cm. secara bertahap setiap bulannya (dalam sebulan air perlu ditambah 15 – 20 cm).

2.  Pergantian air dilakukan saat air mulai tampak kotor (hal ini ditandai dengan ikan mulai menggantung). Pegantian air sampai umur 2 bulan biasanya dilakukan 2 kali. Kemudian di bulan ketiga dilakukan 2 minggu sekali (hal ini dilakukan karena pada bulan ketiga pemberian makan semakin banyak dan populasi ikan semakin padat). Pergantian air dengan cara membuka saluran pengeluaran (paralon) hingga air tinggal sedikit (hampir kering). Pada saat pergantian air biasanya dilakukan penyortiran dengan memisahkan ikan yang pertumbuhan sangat cepat. Bila setelah pergantian air dilakukan beberapa hari kemudian air kelihatan coklat dan berbau anyir maka perlu dilakukan penambahan dan pengurangan air (sirkulasi air masuk dan keluar).



3.  Pemberian TON (Tambak Organik Nusantara)


budidaya lele organik menggunakan ton tambak organik nusantara
Aplikasikan TON setiap habis dilakukan penggantian air pada kolam dengan dosis yang sama seperti pada persiapan lahan, hal ini bertujuan untuk mencegah lele stress pada waktu penambahan air, ciri perlakuan TON ; air akan berwarna hijau cerah, menandakan banyak terdapat plankton.



4.  Pemberian Pakan
Pemberian pakan lele dumbo harus disesuaikan dengan besar mulut ikan. Pakan yang diberikan adalah pakan dari pabrik Untuk kegiatan pembesaran ikan maka pemberian pakan awal adalah f 999 sampai umur ikan 2 minggu, kemudian 781-2 sampai umur ikan 2 bulan dan 781 sampai umur ikan siap panen yaitu 3 bulan. Perbandingan hasil panen dengan pakan yang diberikan adalah 1 : 1 (konfersi pakan 1 kg menghasilkan 1 kg daging ikan). Bahkan ada petani yang konfersi pakannya 0,8 : 1 artinya 0,8 kg pakan menghasilkan 1 kg daging ikan.

Penekanan biaya pakan yang diberikan dapat dilakukan dengan cara memberikan pakan tambahan berupa usus ayam dan keong mas saat ikan berusia 1 bulan samapai 3 bulan.

Pemberian bangkai ayam atau usus ayam haruslah yang masih segar kemudian direbus lalu diberikan ikan. Sedangkan pemberian pakan keong mas dilakukan dengan cara merebus keong mas didinginkan dan kemudian dicungkil daging keong mas dengan lidi atau paku lalu diberikan pada ikan sesuai dengan kebutuhan.

Untuk mempercepat pembesaran dan meningkatkan kualitas daging lele, berikan POC NASA dan Hormonik, dengan cara :
1.  Larutkan 2 tutup POC NASA + 1 tutup Hormonik pada 1 liter air dalam hand sprayer.
2.  tiriskan pakan yang akan di berikan dalam wadah
3.  semprotkan tipis cairan POC NASA + Hormonik ke arah pakan secara merata
4.  Angin-anginkan pakan sampai tidak terasa lembab
5.  Pakan siap diberikan

budidaya lele organik menggunakan poc nasa

E. Panen

Panen ikan lele dikolam terpal dapat dilakukan dengan cara panen sortir atau dengan panen sekaligus (semua).
budidaya lele organik menggunakan hormonik
Panen sortir adalah dengan memilih ikan yang sudah layak untuk dikonsumsi (dipasarkan) biasanya ukuran 5 samapai 10 ekor per kg. atau sesuai dengan keinginan pasar, kemudian ukuran yang kecil dipelihara kembali.
Panen sekaligus biasanya dengan menambah umur ikan agar ikan dapat dipanen semua dengan ukuran yang sesuai keinginan pasar.

Catatan :




Ciri lele hasil budidaya NASA :
1.Lele lincah dan gesit
2.Dagingnya kenyal dan padat
3.Tidak terjadi penurunan berat badan saat panen akibat lele mengalami stress
4.Ketika di goreng daging tidak menyusut di karenakan kandungan lemak yang meleleh akibat panas
5.Ukuran badan sama dengan ukuran kepala (menandakan lele benar-benar gemuk)
                                                       
                                                     SALAM SUKSES !!

KONSULTASI DAN PEMESANAN PRODUK NASA:

HENDY SUSANTO ST 

TELKOMS : 0813 7254 3994
IND XL       :0877 4977 9087
INDOSAT   :0857 9930 0051

BBM 7FEEDB79

MELAYANI PEMESANAN DALAM DAN LUAR NEGERI, GROSIR & ECER.
Distributor dan Reseller Silahkan hubungi kontak diatasMELAYANI PEMESANAN DALAM DAN LUAR NEGERI, GROSIR & ECER.
Distributor dan Reseller Silahkan hubungi kontak diatas.